Bagaimanakah bulan September di Jepang?

This item was filled under [ Culture ]


Musim gugur telah tiba. Bulan ini juga merupakan musim badai Para petani khawatir akan datangnya hujan atau angin sebelum panen padi atau buah-buahan. Namun sesudah bertiup angin yang kuat, langit hari itu menjadi terang dan pada malam harinya bulan bercahaya nan kemilau.

Dijepang ada kebiasaan menikmati terangnya cahaya bulan purnama pada bulan september untuk berterima kasih atas hasil panen musim gugur. Pada hari yang bulannya tampak paling indah di sepanjang tahun itu, orang-orang berterima kasih atas hasil panen musim gugur dengan meletakkan alang-alang, ubi, kastanye, dan kue bola sebagai sesajen.

Ada juga perayaan yang disebut Keiro, yaitu menghormati orang yang tua di jepang, yakni menghormati para orang tua yang telah banyak berjasa bagi masyarakat dan merayakan panjangnya usia mereka.
Cerita berikutnya adalah cerita tentang Putri Kaguya, yang berkaitan dengan malam purnama bulan September.


Putri Kaguya

Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang kakek dan nenek. Sang Kakek bekerja dengan mengambil bambu dari gunung lalumembuat keranjang atau wadah dari bambu, orang-orang menyebutnya Kakek Pengambil Bambu.

Pada suatu hari, ketika kakek itu masuk ke belukar bambu seperti biasanya, terlihat cahaya yang silau entah dari mana. Ia melihat kesekelilingnya, ternyata ada sebatang bambu yang berkilau emas.

Kakek merasa aneh, lalu mencoba memotong bambu itu. Terlihat anak perempuan yang mungil dan manis tengah duduk di dalam bambu yang telah di potong itu.

Kakek mengambil anak perempuan itu kedalam tangannya, lalu membawanya pulang dengan hati-hati.
“Pasti tuhan memberikannya untuk kita yang tidak punya anak.”
“Wah, benar-benar anak yang sangat manis.”

Kakek dan nenek itu menamakannya Putri Kaguya dan mencurahkan kasih sayangnya kepada Putri Kaguya.

Sejak mulai merawat Putri Kaguya, Kakek selalu menemukan bambu yang berkilau-kilauan emas setiap kali ia pergi kegunung. Jika bambu itu dipotong, didalamnya terdapat gundukan emas. Oleh karena itu, kakek menjadi sangat kaya.

Belum lagi tiga bulan berlalu sejak itu, Putri Kaguya tumbuh menjadi putri yang sangat cantik. Karena kecantikan yang tersorot dari wajah Putri Kaguya, setiap orang yang bertemu selalu menatapnya dengan terperangah dan takjub.

Desas-desus kecantikan Putri Kaguya segera meluas ke seluruh negri, lalu orang-orang kaya atau berkedudukan tinggi yang menginginkan Putri Kaguya menjadi istrinya berturut-turut datang untuk meminangnya.

Tetapi Putri Kaguya terus menggelengkan kepalanya dan menolak mereka.
“Saya tidak mau menikah dengan siapapun. Saya ingin berada di tempat kakek dan nenek sampai kapanpun.”

Jadi, kakek memikirkan cara untuk menolak lamaran orang-orang dengan menyuruh mereka melakukan hal-hal yang tidak mungkin.

“Baiklah, saya akan memberikan Putri Kaguya kepada orang yang bisa mencarikan barang yang saya minta.”

Kakek mengatakan semua ini kepada semuanya.
“Anda, tolong carikan cabang emas yang berbuah berkilauan. Orang berikutnya, bulu emas. Berikutnya, kipas yang bercahaya. Anda, kalung yang terbuat dari bola mata naga. Yang berikutnya, kertas berwarna yang menerangi kegelapan….”

Semuanya adalah permintaan yang tidak mungkin terwujud.

Pikir Kakek, orang-orang pasti akan menyerah.
Akan tetapi, ternyata para laki-laki itu datang dengan membawa barang-barang yang dimintanya. dari manakah mereka menemukannya? Semuanya adalah barang berharga yang tak mungkin berasal dari dunia ini.

Kakek merasa kesulitan.
Namun kecantikan palsu tidak bisa berbohong di depan kecantikan Putri Kaguya yang asli dan memancarkan cahaya. Barang-barang berharga yang dibawakan oleh orang-orang itu ternyata barang palsu belaka.

Sebentar lagi, malam bulan purnama mendekat.
Seiring dengan berakhirnya bulan, bayangan kesedihan mulai tampak di dalam mata Putri Kaguya.

Kakek dan nenek merasa khawatir dan bertanya kepada Putri Kaguya.
“Putri Kaguya, kenapa kamu merasa demikian sedih saat melihat bulan?”

Putri Kaguya berkata sambil menangis dan bersimpuh di lutut nenek.

“Ah, saya ingin selalu ada di dekat kakek dan nenek, tetapi saya harus pulang kebulan. Saya adalah makhluk yang berasal dari kota besar di bulan.”

Kakek dan nenek terkejut.
“Apa? dari kota besar di bulan?”
“Betul. Makhluk yang berasal dari kota besar di bulan harus kembali kesitu sesudah dewasa.”
“Kapankah itu?”
“Pada bulan purnama Agustus…”
“Ma-malam bulan purnama! Itu besok malam! Tetapi kamu adalah putriku, aku tidak akan menyerahkanmu kepada siapapun!”

kakek dan nenek menangis tersedu-sedu sambil memeluk erat Putri Kaguya.

Akhirnya malam bulan purnama datang.
Kakek bertekad sekuat tenaga untuk mengusir utusan-utusan bulan yang datang untuk membawa Putri Kaguya.
Ia meminta banyak prajurit untuk menjaga di sekitar rumahnya.
Akhirnya bulan muncul diatas gunung.
para prajurit meletakkan anak panah pada busurnya dan membidik langit. Mereka telah bersiap siaga.

Dibagian rumah yang paling dalam, kakek dan nenek melindungi Putri Kaguya sekuat tenaga.
Bulan purnama mulai bercahaya terang.
Lingkaran cahaya melebar diatas prajurit yang sudah siap siaga. Seorang prajurit menarik busur dan melepaskan anak panah.

Anak panahnya terbang kearah bulan, namun segera hilang di tengah jalan.
Sinar bulan yang secara aneh menguat membuat mata para prajurit menjadi pusing dan mereka tidak bisa berdiri tegak.
Para prajurit yang diterangi sinar bulan menjadi tidak bisa bergerak.

Akhirnya bidadari dan kuda dari kahyangan turun di tengah cahaya rembulan.
Putri Kaguya yang berada di bagian rumah yang paling dalam, berjalan ke dalam sinar bulan seolah ditarik mendekat.
Kakek dan nenek pun tidak bisa berbuat apa-apa.
“Kek, ini….”
Putri Kaguya menjatuhkan kantong keabadian di depan kakek.
“Semoga kakek dan nenek sehat-sehat selalu…”
“Oh, kamu hendak pergi sekarang? Putri Kaguya, tolong bawa kami juga…”

kakek dan nenek berdiri terhuyung-huyung dan mencoba mengejarnya.
Didepan mata mereka, kuda kahyangan yang dinaiki Putri Kaguya terbang dengan mulus, tiba-tiba menjauh dengan cepat seolah ditarik bulan.

Lantas kakek membakar kantong berisi obat keabadian yang diberi oleh Putri Kaguya.
“Meskipun aku bisa hidup lama, aku tidak akan bisa bahagia tanpamu.”

Sekarang tanpa Putri Kaguya, tampaknya kakek tidak ingin lagi mempunyai kantong keabadian.
Asap yang membawa pesan dan harapan kakek membumbung tinggi menuju bulan tempat Putri Kaguya berada.

*Mengapa perayaan malam purnama jatuh pada bulan Agustus?

Di Jepang, saat ini malam perayaan bulan purnama jatuh pada bulan
September. Tetapi karena pada jaman dahulu orang-orang menggunakan
penanggalan bulan, maka terjadi pergeseran dengan bulan-bulan yang dipakai sekarang. September (bulan kesembilan) sekarang adalah Agustus (bulan kedelapan) dahulu. Di dalam cerita yang ditulis pada jaman dahulu ini, malam bulan purnama jatuh pada bulan Agustus.

Rate this topic:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
Popularity: 4 views
Tagged with: [ , ]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

38 Comments on “Bagaimanakah bulan September di Jepang?”

  • nita
    6 September, 2008, 18:54

    hmmm…tak cuma mengucapkan terima kasih pada alam, tapi juga orang2 tua. salut deh sama jepang. mungkin cara bersyukur spt ini yg bikin mereka maju

  • edi koto
    6 September, 2008, 19:30

    salam kenal

  • erwin
    7 September, 2008, 17:16

    weks..saya koq baru tau ya..:D ga pernh kejepang sih..:D

  • Frank
    8 September, 2008, 21:08

    jepang…jepang…kapan aku bisa kejepang hehehe

  • Ankardiansyah Pandu Pradana
    9 September, 2008, 9:33

    wah, anda suka jepang juga ya???

    Kapan nih kesana bareng temen2 blogger ya ???

    hahahah

  • chiko
    10 September, 2008, 10:26

    hmmm..seru yah..kira” cantik mn yah sm aku..wekekekekekkekeke…*kidding*

  • Hariyadi Maramis
    10 September, 2008, 23:50

    waduh2…….japonese sejati rupanya!

  • indocontest
    11 September, 2008, 3:12

    Wah… kakak saya juga tuh. Koleksinya hal2 yg berbau jepang. hehehe

  • Stylish Safari
    11 September, 2008, 4:36

    saya suka lagu2nya Laruku seperti Perfect Blue, Nemuri ni Yosete, Saiwa nagareta, Honey, Peeping Tom, Flower, dan Niji.

    Kalo punya duit banyak, pengin deh bisa jalan2 di Jepang…..

  • Haryantoblog
    11 September, 2008, 6:18

    Salam kenal, wah bagus templatenya, boleh tahu cara membuatnya sehingga seperti ini, aku suka yang headernya ikut gak jalan, thanks sebelumnya

  • CAsal 71
    11 September, 2008, 6:53

    ceritanya mantap …asyik buat mencari makna yang tersiraf di dalamnya

  • paddi
    11 September, 2008, 14:52

    Kalo aku tidak bisa dapat putrinya,emasnya saja dong…he3x
    Thanks ya dah mampir di rumahku,sering-sering ya…

  • Agung
    11 September, 2008, 19:49

    @Semuanya: Terima kasih atas komentarnya.

  • subagya
    11 September, 2008, 19:53

    hmmm saya pernah baca komik nih yang menceritakan tentang putri kaguya tapi lupa komik nya

  • ziezie
    12 September, 2008, 5:14

    ceritanya bagus juga..legenda jaman dulu ya atau dulu memang real

  • Milla Widia N
    12 September, 2008, 7:26

    jadi pingin ke sana… apalagi pas musim bunga sakura…

  • Kucloek
    12 September, 2008, 15:18

    Keren jg.. blog lo.. kayanya gk abis2nya lo ubah2 tuh… ampe kapn ngubahnya? tpi kembangin dh. jangn lp ma w.. ke.. ^_^

  • Agung
    12 September, 2008, 15:35

    @kucloek: Sip dah. sekalian salamin buat alumni SMK BINATEKNOLOGI yang laen

  • wen
    13 September, 2008, 0:01

    Wah jadi pengen ke bulan……

  • therunk
    13 September, 2008, 3:25

    Ooo.. cerita di jepang begitu ya..
    unik ya.. tapi asyik juga lho ceritanya
    salam kenal ya boss..

  • edisamsuri
    13 September, 2008, 4:15

    kalau di Indonesia bulan september musim apa ya…oh musim puasa….

    slam kenal bro

  • Pekanbaru! Riau
    13 September, 2008, 15:53

    waduh.. udah sampe ke Jepang ya??

  • beyit poenya
    13 September, 2008, 16:54

    salam kena…cerita putri kaguya ya?? gw juga pernah baca kalo gak salah di lomik doraemon, ternyata ntu cerita rakyat jepang ya???kirain cuma karangan pengarang doraemon aja..

  • inop
    14 September, 2008, 3:22

    saya lahirnya november nih.jadi kalo bulan november giaman keadaannya

  • susilo
    14 September, 2008, 14:37

    Halo Asalamualaikum….
    wes salam kenal yoo…
    trims sudah mampir di graha ku …
    jagn sungkan2 buat mampir lagi yahhh

  • NAZA LUCKZANA
    14 September, 2008, 14:38

    orang satu ini tau aja isi dunia

  • -
    14 September, 2008, 15:16

    ceria ga bulannya…………salam

  • Googleholic
    14 September, 2008, 16:58

    Thanks bro ataas advice nya,..success fr u!

  • ruby
    14 September, 2008, 18:16

    Weblog ini sangat luarbiasa!!!
    salam kenal dari kami di
    Serba Serbi Weblog

    http://pusat-inspirasi.blogspot.com

  • alief
    15 September, 2008, 1:09

    waduh…., mikirin jao jao bulan september di jepang…..

    bulan ini aja di Indonesia lagi kacau……

    tempatku lagi kekeringan, sebagian tempat lain kebanjiran……

    duh…….

    cap cay da….

  • Rogan
    15 September, 2008, 1:33

    wah enak ya bulan september di jepang lagi musim apa disana Bang

  • xero
    15 September, 2008, 1:35

    wah koq tau banyak soal jepang? udah lama tinggal disanakah?

  • naki
    15 September, 2008, 3:32

    wahh sama niyy .. gw juga ngerayain mOOn festival :D

  • cici_silent
    15 September, 2008, 3:44

    Hmm..bulan purnama itu bagi saya identik dengan ibadah sunnah yang harus ditingkatkan. Dalam Islam, puncak bulatnya purnama adalah pada malam ke-13,14,&15 bulan hijriah. Nah,pada tanggal tersebut, kita ummat Islam disunnahkan untuk berpuasa dan meningkatkan amalan ibadah lainnya.
    Purnama memang indah, Maha Suci Allah Yang menciptakannya.

  • Perahu Kertas
    15 September, 2008, 7:16

    hmmm ngomong2 soal menikmati bulan purnama, kemarin malem aku juga menikmatinya, itu pun secara tidak sengaja, soalnya mendadak padam listriknya ^_^

  • Agung
    15 September, 2008, 7:21

    @Perahu Kertas: Sama saya juga menikmatinya,sungguh besar kuasa Allah Menciptakan Pemandangan begitu indah.

  • Bunda Rierie
    20 September, 2008, 2:41

    uh..kapan ya bunda bisa ke jepang? kepengen bangetttttt

  • Cebong
    26 September, 2008, 0:34

    apa purnama di jepang cuma terjadi satu tahun sekali?
    Duh jadi pengen ke jepun melihat purnama disana,..

Leave a Comment